PENERIMAAN KARYAWAN PT. PLN (Persero) PART 7

untitle11d

Tes Wawancara !

Alhamdulillah, dibulan Ramadhan, suasana pilpres dan piala dunia 2014 pengumuman ke tahap wawancara akhirnya diumumkan juga. Setelah menunggu 12 hari setelah tahapan sebelumnya yaitu tes lab dan penunjang, sehari setelah pesta demokrasi Indonesia, Alhamdulillah nama saya masih nyangkut diantara orang-orang sehat yang melaju ke tahap wawancara. Peserta yang lolos ke tahap wawancara yaitu 70 orang, ditahap sebelumnya ada 109 peserta memang cukup banyak yang di cut karena tes kesehatan PLN dikenal cukup angker dan mistis *ngerii* karena banyak diantara jobseeker alias pencari kerja yang merasa sehat wal afiat tapi ternyata tidak lolos tes kesehatan PLN ini. Jadi menurut analisa saya, kesehatan itu memang harus dari dini untuk dibiasakan, bisa saja 1 atau 2 orang melakukan trik untuk menutupi kesehatan mereka di lab dengan trik dan saran yang ada dikaskus maupun di blog yang bertebaran di internet tapi percayalah kesehatan itu tidak bisa didapatkan secara instant dan ingat kesehatan merupakan rezeki dari Allah SWT yang patut kita jaga dan pelihara. Ingat, penyebab utama yang menyebabkan seseorang gagal di tes kesehatan manapun terutama PLN yaitu KOLESTEROL. Kolesterol itu ada dua yaitu HDL (kolesterol baik yang didapatkan dari kacang-kacangan dan hewani) serta LDL (kolestrol jahat yang didapat dari makanan cepat saji dan gorengan), nah saran saya bagi yang gagal lolos melewati tes kesehatan coba periksakan atau cek kolesterol anda di lab yang biasa digunakan oleh BUMN lain maupun PLN untuk mengecek kolesterol kalian. Sebenarnya saya juga pernah gagal melewati tes kesehatan pada saat mengikuti tes kelas kerjasama PLN – Politeknik Negeri Ujung Pandang angkatan pertama pada tahun 2010, pada saat itu saya juga kurang tau penyebab saya gagal *hammer* tapi Alhamdulillah setelah mempersiapkan diri hampir 4 tahun, akhirnya saya mampu melewati tes kesehatan PLN, Berikut penampakan nama yang lolos ke tahap wawancara (khusus Elektro D3, Foto by : Bambang)

Setelah dinyatakan lolos dan melangkah ke babak wawancara *efekPialaDunia*, akhirnya saya mempersiapkan diri untuk mempelajari tentang PLN, bisnisnya, struktur organisasinya dll. Karena peserta yang lolos ketahap wawancara cukup banyak maka jadwal dibagi dalam 3 hari, dimana dalam sehari dibagi 4 group yang terdiri dari 6 orang. Waktu itu saya mendapatkan jadwal hari selasa 15 juli 2014 di group 2. Tiba waktu untuk saya melakukan wawancara, meskipun saya mendapatkan jadwal 12.30 – 13.30, jadwalnya fleksibel bisa lebih cepat bahkan bisa molor sampai 1 jam *pengalaman pribadi*, saya memutuskan datang lebih awal dengan asumsi menghindari macet, kejadian yang tak diingikan dijalan, dan hal lain yang menyebabkan terlambat datang ke lokasi. Waktu itu saya tiba pukul 9 pagi *hammer*, agak meleset jauh dari perhitungan saya, ini namanya kepagian datang *ngakak* perkiraan saya tiba pukul 10 atau lebih, ehh malah datang kepagian mana waktu itu peserta pertama belum masuk lagi dan saya ada di nomor 4, tapi tidak apa – apa karena setelah sampai kelokasi ternyata ada form yang harus diisi dulu sebelum mengikuti wawancara sehingga saya memiliki banyak waktu untuk mengisi form tersebut dengan terstruktur dan penuh pertimbangan *heeheeeBahasanyaaa*. Jadi waktu itu disuruh mengisi form pernyataan siap ditempatkan diseluruh Indonesia bermaterai, dan form tentang pribadi dengan metode STAR, (Situasinya bagaimana, Tugas yang dilakukan, Aksi apa yang dilakukan, Result/Hasil), ada 5 pertanyaan A dan B, disuruh pilih salah satunya, seingat saya (A) Pernahkah anda melanggar norma/hukum/peraturan atau (B) Ceritakan pengalaman anda melakukan sesuatu yang bertentangan dengan hati nurani anda. Jadi pertanyaannya seputar pribadi, dan pengalaman pribadi. Oh, iya jadi tes ini dilakukan pada bulan Ramadhan sehingga panitia tidak menyediakan snack/makan siang buat para peserta, waktu itu saya sangat ngantuk dan bosan menunggu gilaran untuk dipanggil masuk kedalam ruangan tapi saya cukup terhibur dengan tingkah para peserta yang waktu itu gilirannya sudah tiba tapi masih harus mengisi form yang disediakan, ini betul-betul menghibur karena dilihat dari ekspresi wajahnya yang panik *ngakak*, kemudian juga ada yang lega pada saat keluar dari ruang wawancara pokoknya terhibur oleh banyaknya ekspresi dari para peserta. Karena berhubung waktu dzuhur telah masuk, saya sempatkan diri dulu untuk shalat dzuhur kebetulan tesnya dilaksanakan di kampus almamater saya, di Politeknik Negeri Ujung Pandang, maka lokasi masjidnya sudah saya ketahui, dan kebetulan di masjid saya ketemu dengan sahabat saya, Syarif. Dia lagi melanjutkan studinya ke jenjang D4 dan kemaren dia juga sempat ikut tes PLN tapi nyangkut di tes kesehatan. It’s ok parner,,just try again when you get your bachelor next year *Semangatt*. Setelah shalat dzuhur berjamaah, maka tibalah saatnya giliran saya meskipun molor 1 jam dari jadwal, tapi saya tetap bersemangat mengingat perjuangan saya dari tahapan administrasi, GAT, Akademik dan Bahasa Inggris, psikotes dan FGD, Tes Fisik, Tes Lab dan Penunjang dan akhirnya tiba pada tahapan ini yaitu wawancara, selangkah lagi untuk menjadi warga PLN (meskipun masih ada diklat dan OJT). Setelah dipanggil, maka saya menyiapkan KTP, kartu peserta dan form yang disi sebelumnya untuk dibawa kedalam ruangan wawancara,,tok..tok *ketukPintu* kemudian beri salam dari kejauhan terlihat dua orang interviewer, satu perempuan dan satu laki-laki. Setelah itu menyerahkan KTP, Kartu Peserta dan Form ke interviewer, dan dipersilahkan duduk tapi sebelumnya saya mengulurkan tangan saya untuk meminta bersalaman kepada interviewer soalnya saya tidak ingin melakukan kesalahan yang sama pada saat interview di perusahaan sebelah (Baca pengalaman interview saya sebelumnya di perusahaan minyak negara *ngakak*). Setelah itu, berkas saya dicek yaitu berkas pada saat seleksi administrasi berupa ijazah, transkrip, akte kelahiran, cv, surat lamaran dll), sempat disuruh tanda tangan karena lupa tanda tangan disurat lamaran kemudian interview dimulai. Sebelumnya diberitahu, akan dilakukan interview selama satu jam dan akan direkam percakapan interview ini, dan saya menyetujuinya. *jreeeeeeng* Interview dimulai, Interviewer memperkenalkan diri, dari PLN Pusat ada Bapak Fahri, dan disebelahnya ada Mbak *lupaNamanya* sebut saja Mbak Sarah soalnya wajahnya mirip Sarah Indonesia Idol *Sumpah* *ngakak*. Setelah itu diminta memperkenalkan diri, organisasi, prestasi, keluarga dan keahlian. kemudian Bapak Interview menggali lebih dalam tentang diri saya terutama tentang prestasi. Karena kebetulan sempat juara 3 nasional PLC di Universitas Brawijaya. Kemudian ditanya tentang prosesnya kenapa bisa mengikuti lomba tersebut dan bagaimana caranya kesana. Setelah itu Mbak Interviewer yang menanyakan tentang Organisasi di kampus, bagaimana membagi waktu antara kuliah dan organisasi, konflik yang terjadi, bagaimana cara mengatasinya, kemudian ditanya tentang sosialiasasi dikampus maupun dirumah. Ditanya juga tentang mata kuliah yang tidak disukai, mata kuliah yang disukai, pokoknya seputar kuliah dan kampus soalnya saya belum memiliki pengalaman kerja. Setelah lama ngobrol sama mbak interviewer maka pindah ke bapak interviewer lagi, ditanya tentang form yang tadi diisi, kemudian ditanya juga tentang hubungan dengan pacar dan keluarga, setelah itu mungkin karena bapak dan mbak interviewernya capek tanya dan bosen cium bau mulut saya yang entah terbang kesana kemari *maklumPuasa* maka mereka memberikan kesempatan untuk memberikan pertanyaan, saya tanyakan tentang bisnis PLN, eh malah penjelasan bapak interviewernya panjang lebar, saya cuma bisa menganggukkan kepala *ngakak* kemudian saya tanya lagi tentang Prestasi PLN yaitu Fortune 500 Global dimana PLN berada di peringkat 477 Dunia *ApplouseDonk*. Setelah sesi itu, maka saya dijelaskan tentang tahapan selanjutnya, yaitu diklat dan OJT, kemudian tentang asuransi PLN terhadap karyawannya, Pengumuman lolos atau tidak akhir Juli ini, dan tanda tangan kontrak pertengahan bulan agustus. Kemudian sesi ini, saya nekat tanya kepada bapak mengenai penyebab kegagalan peserta melewati OJT sampai terangkat menjadi warga PLN. Setelah itu, rekaman di matikan dan saya dipersilahkan untuk keluar dari ruangan tp sebagai formalitas saya jabat tangan para interviewer dulu. Tidak terasa waktu saya interview selama satu jam selasai juga, rasanya capek dan ngantuk apalagi bulan Puasa. Nah sedikit saya beri tips untuk menghadapi interview :

  1. Pelajari tentang perusahaan PLN secara keseluruhan, meskipun didalam interview nanti hanya kepribadian dan potensi yang akan digali tapi tidak ada salahnya sedia payung sebelum hujan.
  2. Persiapkan mental dan fisik untuk menghadapi wawancara, karena mental akan mempengaruhi jawaban anda dan fisik akan mencerminkan kesiapan untuk menjadi warga PLN.
  3. Datang ke lokasi sebaiknya tidak terlalu mepet dari jadwal yang ditentukan biar lebih tenang dalam menjawab form yang telah disediakan dan secara mental juga akan siap.
  4. Jangan lupa materai 6000, Kartu peserta dan KTP/Tanda Pengenal, soalnya dari beberapa kasus ini dapat mempengaruhi mental pada saat wawancara nanti.
  5. Fokus pada pertanyaan interviewer dan tatap mata mereka baik pada saat mendengarkan pertanyaan maupun memberikan jawaban.
  6. Jangan bohong ! Ini sangat penting apalagi waktu wawancara dibulan Ramadhan, soalnya juga Interviewer yang anda hadapi tau kalo anda bohong dan lagi interviewernya adalah seorang psikolog.
  7. Terakhir, Kalaupun anda terpaksa menjatuhkan diri anda sendiri untuk menghindari berbohong, maka persiapkan jawaban untuk selalu mau berbuat / berubah lebih baik kedepannya.

Berikut contoh-contoh pertanyaan wawancara PLN, baik digunakan untuk latihan : DOWNLOAD DISINI atau DISANA

Catatan : Klik Download kemudian tunggu selama 5 detik/seconds Lalu Klik SKIP/LEWATI pada pojok kanan atas

Selanjutnya pengumuman panggilan untuk mengikuti Pendidikan dan OJT…..Selamat Menjalankan Ibadah Puasa !! klik DISINI

Catatan : Klik DISINI kemudian tunggu selama 5 detik/seconds Lalu Klik SKIP/LEWATI pada pojok kanan atas

Iklan

Tips & Trik Tes Interview

interview

Perlu Anda ketahui, wawancara kerja atau interview kerja merupakan satu hal yang sangatlah penting yang harus Anda pahami. Jangan sampai Anda salah dalam menjawab pertanyaan yang di ajukan oleh pihak pewawancara, karena salah sedikitpun Anda dalam memberikan jawaban, maka fatalah akibatnya. Dan berikut ini ada beberapa contoh pertanyaan wawancara kerja yang dilengkapi dengan jawaban yang tepat yang bisa Anda berikan

Sedikit saya mau berikan tips buat menghadapi tes interview user dan HR ini

  • Sebelum berangkat ke lokasi tes, minta doa restu orang tua dan keluarga termasuk kakak ataupun adik-adik kalian biar interviewnya lancar dan berkah.
  • Sebelum memasuki ruangan ketuk pintu dan beri salam, nah setelah itu jabat tangan para interviewer (jangan seperti saya lupa jabat tangan mereka *fail*) dan jangan duduk dulu kalo belum dipersilahkan juga kalo sudah lama nunggu tapi tidak kunjung dipersilahkan duduk maka tanyakan boleh saya duduk?.
  • Tatap mata interviewer !! Jangan matanya kemana-mana, nanti dikira jawabannya tidak jujur.
  • Percaya diri, ini penting (waktu saya dulu rumus silinder salah jawab 1/2xAxT *lemparbata* tapi saya tetap pede dalam menjawabnya hahahaaa)
  • Jangan sok tahu, nah ini juga penting (dulu ditanya rumus lingkaran karena ragu jadi saya jawab “tidak tau pak” trus langsung saya tanyain jawabannya *it’sallaboutinisiative*)
  • Tunjukkan motivasi, kalo ditanya pertanyaan kenapa? Jelaskan? Atau bagaimana? Jawab dengan menunjukkan motivasi kalian.
  • Keep calm, alias tenang. Dalam menjawab pertanyaan tetap tenang, santai, slow but sure dan usahakan suara kalian terdengar agak keras (dulu saya malah setengah teriak *ngakak* biar dianggap energik apalagi interviewnya siang ngatuk bli…)
  • Jual diri, ceritakan skill dan prestasi kalian atau kalo tidak pengalaman organisasi biar kalian mempunyai value bagi interview. Disinilah yang membedakan anda dengan peserta lainnya.

  • Terakhir, jangan out of topic dalam menjawab, usahakan menjawab tepat sasaran jangan terlalu panjang lebar dan terkesan menyombongkan diri atau menjatuhkan orang ataupun perusahaan lain.

Berikut contoh-contoh pertanyaan wawancara, baik digunakan untuk latihan : DOWNLOAD DISINI atau DISANA

Catatan : Klik Download kemudian tunggu selama 5 detik/seconds Lalu Klik SKIP/LEWATI pada pojok kanan atas

Dan berikut ini ada beberapa contoh pertanyaan wawancara kerja yang dilengkapi dengan jawaban yang tepat yang bisa Anda berikan, yaitu sebagai berikut:

1. Ceritakan tentang diri anda!

Pertanyaan ini pastinya akan sering muncul ketika Anda tengah menjalani sesi wawancara kerja. Anda harus mempersiapkan jawaban yang tepat, terbatas pada bidang pekerjaan yang memang Anda kuasai sebelumnya. Mungkin Anda juga bisa membicarakan terkait karir Anda sebelumnya, prestasi yang pernah Anda raih, hobi, bahkan aktivitas terakhir yang Anda jalani.

2. Kenapa anda berhenti dari pekerjaan sebelumnya?

Anda harus menjawab pertanyaan ini dengan positif. Walaupun Anda berhenti dikarenakan adanya masalah dengan pihak perusahaan atau rekan kerja Anda di pekerjaan sebelumnya, namun jangan sampai Anda menceritakan permasalahan tersebut kepada pewawancara. Anda bisa mengatakan kalau saat ini Anda ingin mencari kesempatan kerja yang lebih baik atau peluang melakukan sesuatu yang istimewa dalam karir anda.

3. Apakah anda menganggap diri anda sukses?

Jika Anda diberi pertanyaan seperti ini, maka jawablah selalu dengan kata ‘IYA’ dan antusias untuk pertanyaan yang satu ini. Anda bisa menjelaskan terkait keberhasilan yang pernah Anda capai dalam kehidupan Anda terutama dalam bidang karir.

4. Apa yang anda ketahui tentang perusahaan kami?

Pertanyaan ini bisa Anda jawab jika Anda telah melakukan sebuah penelitian terlebih dahulu terkait perusahaan yang Anda lamar. Anda bisa memberikan jawaban terkait aktivitas perusahaan tersebut, misalkan seperti produk yang dijual atau sistem pemasaran dari perusahaan yang Anda lamar tersebut.

5. Apa yang telah anda lakukan untuk mengembangkan pengetahuan anda terakhir ini?

Berikan jawaban terkait ragam kegiatan Anda yang positif yang memang telah Anda lakukan, dan pastinya yang berhubungan dengan dunia karir.

6. Kenapa anda tertarik bergabung dengan perusahaan ini?

Anda harus berhati-hati dalam menjawab pertanyaan ini, sebab ketika Anda akan menjawab pertanyaan tersebut Anda sangat memerlukan pengetahuan terkait perusahaan serta karir jangka panjang yang ingin anda raih.

7. Berapa gaji yang anda harapkan?

Pertanyaan ini memang terlihat mudah, namun sulit untuk Anda menjawabnya, sebab sangatlah sensitif. Oleh karena itu, Anda jangan menjawab pertanyaan ini. Mungkin Anda bisa mengatakan sambil tersenyum, “Pertanyaan yang cukup sulit, namun maaf bisakah Bapak/Ibu menjelaskan kisaran gaji untuk posisi ini?” Biasanya pihak perusahaan akan memberikan rentang gaji yang anda tanyakan. Jika tidak, anda bisa bertanya balik mengenai detail pekerjaan yang akan anda jalani serta tanggung jawabnya, baru kemudian bisa memperkirakan gaji yang anda harapkan plus mempertimbangkan tunjangan-tunjangan lain. Itu pun masih kisaran saja, jadi anda sebelumnya harus tahu kisaran gaji untuk posisi seperti anda.

Ini cerita pengalaman pribadi dalam menghadapi tes interview  :  PLN >>DOWNLOAD DISINI atau PERTAMINA>>DISANA

Catatan : Klik Download kemudian tunggu selama 5 detik/seconds Lalu Klik SKIP/LEWATI pada pojok kanan atas