PENERIMAAN KARYAWAN PT. PLN (Persero) PART 6

untitle11d

Tes Lab dan Penunjang !

Setelah 4 hari menunggu pengumuman tes fisik, sempat mundur sehari *bikin galau dan deg2an* keluar lah pengumumannya, dan tes selanjutnya akan diadakan 2 hari tepatnya jumat 27 juni 2014 di Laboraturium Prodia Boulevard Makassar. Saya akan Meriew kembali peserta yang lolos ke tahap ini (bosankan dengan kata2 saya ini *hammer*). Peserta yang mengikuti tahap sebelumnya sebanyak 141 peserta, kemudian yang lolos sampai pada tahap ini yaitu *jreeeeeng* 109 peserta, memang tidak banyak yang di cut tapi lumayan jumlahnya dan bagi peserta yang gagal lumayan membuat hati kesal karena sudah sampai sejauh ini malah jatuh di tahapan tes fisik, saya kurang memahami penyebab gagalnya peserta melewati tahapan tes fisik, karena hanya 5 pos pemeriksaan yang dilalui, seperti pemeriksaan gigi, pemeriksaan saraf, pemeriksaan mata, pemeriksaan THT dan pemeriksaan fisik (seluruh tubuh). Jadi menurut analisis saya, yang menyebabkan kebanyakan perserta yang gagal melangkah ke tahap selanjutnya yaitu

  1. Ada 5 masalah gigi dan mulut termasuk gigi berlubang, gigi keropos, gigi abrasi, gigi patah, gigi tercabut dll.
  2. Penyakit mata yang tidak dapat ditoleransi seperti mata silinder (mata kanan -4 sedangkan mata kiri +1), minus mata yang terlalu tinggi melebihi -4.
  3. Ambeien yang parah, dan tak kunjung diobati.
  4. Tekanan darah yang terlalu tinggi, tekanan darah normal yaitu 120/80 maksimal 135/90, untuk tekanan darah rendah masih bisa ditoleransi karena bisa dinaikkan dengan makanan maupun minuman seperti sate kambing ataupun susu rendah kolestrol merek beruang.
  5. Mempunyai gejala penyakit jantung, kelainan tulang, dan kelainan saraf.
  6. Buta Warna parsial/total khusus untuk bagian teknik, untuk bagian administrasi bisa ditoleransi.
  7. Dan terakhir memiliki penyakit yang berhubungan dengan THT seperti sinusitis, paru-paru basah dll.

Karena mempunyai 2 hari untuk mempersiapkan diri menghadapi tes lab dan penunjang (sebaiknya disiapkan diri jauh-jauh hari mungkin dari awal tes) maka saya pun banyak menghindari makanan yang berminyak, bersantan, dan ber-MSG. Jadi makan apa donk ? Saya hanya makan sayuran, nasi dan ikan (bakar atau masak/kukus), kemudian sekali-kali makan oatmeal soalnya mahal *lemparbata*. Bahkan banyak peserta yang lebih ekstrem lagi, mereka hanya makan sayuran saja, ada juga minum susu rendah kolestrol merek beruang tiga kaleng sekaligus sehari, padahal menurut saya pribadi, kesehatan tidak bisa diihasilkan dalam jangka pendek apalagi hanya 1 minggu terlebih lagi 2 hari. Jadi mulai sekarang, jaga kesehatan dan perbanyak olahraga. Hari H pun tiba, karena peserta yang mengikuti tes kesehatan sebanyak 109 peserta maka dibagi 2 kloter, dan saya termasuk kloter 1. Peserta yang digolongkan ke kloter 1 datang jam 7.00 pagi sedangkan untuk kloter 2 jam 9.00. Karena saya berada diluar kota Makassar, tepatnya di Samata, Gowa maka saya berangkat sebelum jam 6 pagi. Setelah tiba dilokasi, oh iya waktu itu saya lagi flu *sial* 2 hari berturut-turut sebelum mengikuti tes lab dan penunjang ini flu dan bersin-bersin *hammer*. Tepat jam 7, kami naik ke lantai 3 untuk registrasi dan diberikan kertas yang berisi pos pemeriksaan yang akan dilalui, hampir sama dengan kertas yang diberi pada saat tes fisik pada tahapan sebelumnya namun untuk pos pemeriksaannya berbeda, kali ini pos pemeriksaan yang akan dilalui yaitu pengambilan darah puasa saja, pemeriksaan audiometri (pendengaran), pemeriksaan urine, pemeriksaan EKG dan Foto Throax. Disini pengambilan darah dilakukan berdasarkan urutan absen, nah saya urutan 50 jadi lama nunggunya tapi untung ada 2 teman kelas saya waktu di Politeknik Negeri ujung Pandang, Bayu dan Bambang (Haloo Brayy,,,heheeeeeheee *uhuk*) mereka berdua pelawak lebih hebat dari Stand up comedy, apa saja bisa jadi bahan candaan. Setelah giliran saya tiba, karena ada 3 perawat yang akan mengambil darah kita maka pilih mana yang kosong saja untuk diambil darahnya. Nah kebetulan tempat pengambilan 1, perawatnya senior dan berpengalaman, tempat pengambilan 2 perawatnya cantik, enak dipandang, menenangkan dan masih muda dan tempat pengambilan 3 perawatnya masih muda, cantik tapi agak sangar. Nah kebetulan anak-anak peserta lain, mau semua ke tempat pengambilan 2 *ngakak* tapi saya lebih milih untuk diambil darahnya di tempat pengambilan darah 1 karena lebih berpengalaman dan orangnya juga baik jadi tidak tegang *cieeee hahahahaaaaa* tapi ternyata skenario Tuhan yang bekerja. Saya dapat yang perawat ketiga *hammer*, kacau…soalnya perawat 1 lagi ke WC *sial*, ya sudah maju deh untuk diambil darahnya sebanyak 4 tabung dan disini saya sudah sangaattttt ingin sekali buang air kecil jadi saya kurang fokus ke pengambilan darahnya pokoknya saya hanya fokus ke “itu” saya, biar tidak tumpah *ngakak*. 2 Tabung berwarna merah dan 2 tabung berwarna ungu tapi tabungnya tidak memiliki ukuran sama. Saya kurang tau untuk apa diambil darah sebanyak itu, tapi menurut analisi saya, darahnya nanti akan di cek kadar kolesterolnya HDL dan LDL, kadar asam urat dan kadar gula dalam darah. Jadi pengambilan darahnya cuma 1 kali saja yaitu sewaktu kita masih puasa 10-12 jam. Oh iya lupa sebelumnya kita diwajibkan untuk puasa boleh minum selama 10-12 jam dan tidak boleh melewati 14 jam sehari sebelum tes, kemudian dianjurkan untuk minum air putih yang banyak, setelah itu dilarang keras merokok dan mengunyah permen karet. Setelah pengambilan darah, maka selanjutnya saya setor urine dulu, karena saya sudah ingin kencing ehhh malah petugas penjaganya menghilang, jadi untuk buang air harus dijaga untuk mengantisipasi kecurangan, saya cari petuga penjaganya ke lantai 2 tidak ada, baru beberapa menit kemudian saya dapat dilantai 3, dan lagi sudah ingin sekaliiiiii buang air kecil malah ditarik ke lantai 2 untuk buang air disana,, bayangkan rasa sudah full tangki diajak turun tangga *lemparbata*, setelah itu isi tenaga dulu soalnya habis puasa makan alhamdulillah diberi makanan, isinya lumayan  keren, saya ceritakan isinya *janganNgiler* ada ayam kecap, rendang, rawon, sayur buncis, sambel mentimun, migoreng kering dan pisang *asiik*. Setelah makan bersama dengan teman sekalas saya dari Politeknik Negeri Ujung Pandang, eh kloter 2 sudah tiba, disana saya bertemu 5 teman kelas saya juga sewaktu dibangku kuliah, ada syarif, sahwin, edho, yudha dan ikky. Nah ini nih Ikky yang sudah nothing to lose, soalnya alhamdulillah dia sudah lolos ke Angkasa Pura, mengingat juga pengalaman dia yang setiap mengikuti tes pergi pulang dari makkassr ke Jakarta yang menghabiskan dana yang cukup besar juga, Congrats ya Ikky (Give your comments below, brayy hahahahaaaaa). Setelah itu ngantri untuk pemeriksaan jantung EKG. Setelah lama menunggu akhirnya giliran sayapun tiba, disuruh lepas barang yang mengandung logam, disuruh baring (jangan tidur yaaa), dilarang bicara dan mengangkat baju untuk ditempelkan semacam alat, disekitar jantung ada beberapa, di kedua tangan dan kaki semacam penjepit jemuran besar. dan pemeriksaan pun dimulai, detak jantungpun direkam, dan selesai. Di tahapan ini hampir saja saya gagal karena, degup jantung saya meninggi penyebabnya adalah saya menahan kentut *ngakak* sumpah waktu itu mau kentut tapi malu karena petugasnya cewe, soalnya juga dalam ruangan itu ada peserta lain juga, teman saya sih bambang tapi kan malu tapi untung Alhamdulillah tidak disuruh untuk mengulang karena di tahapan ini ada banyak peserrta yang mengulang sekitar 20 orang, termasuk 4 teman saya sewaktu kuliah, bahkan setelah diberi kesempatan untuk mengulang lagi banyak peserta juga yang masih seperti itu detak jantungnya. Nah setelah itu, langsung menuju pos pemeriksaan throax foto alias rontgen. Disini antriannya panjang dan lama, serta petugasnya galak. Duduk dilorong saja dimarahi, ehh katanya kurang rapih, peserta lain malah kesal dengan petugas ini. Habis itu, setelah menunggu, giliran sayapun tiba, disuruh lepas baju tapikan malu karena petugasnya cewe *hammer* maaf tanpa rasa malu buka baju terus setelah itu menuju ke plat besi dan sandarkan dada kesitu dengan tangan dibelakang selanjutnya disuruh tarik nafas yang panjang dan tahan kemudian difoto, selesai. Setelah dari sini, menuju ke pos pemeriksaan terakhir audiometri, karena berhubung hari jumat, melihat antri juga cukup panjang maka saya memutuskan untuk menunaikan kewajiban dulu shalat jumat di masjid terdekat di daerah boulevard, Kami menuju ke salah satu mushallah yang digunakan shalat jumat juga, ini mushallah terkeren yang pernah saya liat, Subhanallah. Bayangkan dari luar saja bagunannya sudah luar biasa kerennya, didalamnya lebih keren lagi, karpetnya lembut mirip selimut tidur saya dan pake AC mana khatibnya juga berkualiatas. Setelah abis shalat jumat, kembali lagi ke prodia dan ngantri lagi *hammer*, setelah sekian jam mengantri maka giliran saya tiba, sebelum menjalani tes audiometri maka ditanya-tanya dulu tentang riwayat pendegaran, termasuk keluarga, sekarang lagi sakit atau tidak, nah kebetulan waktu itu saya lagi flu dan kadang-kadang bersin, jadi saya beritahu petugasnya dan diberi keterangan di form saya. Setelah itu diminta untuk masuk keruangan kedap suara 1 x2 meter, disuruh duduk, pake headset dan diberi tombol. Dan tes dimulai, terdengar suara tuttttt, tiiiiit, teeeet, tooot dari besar ke kecil, kalau dengar tekan tombol dan tes selesai. Setelah semua pos pemeriksaan telah saya jalani maka saatnya menyetor kertas pemeriksaan dan diganti dengan stempel dan paraf di kartu tes habis itu pulang……

Ini tips dari saya untuk menghadapi tes kesehatan ini :

  1. Menghindari makanan dan minuman berlemak tinggi yang mengandung lemak jahat seperti kuning telur, jeroan, susu dan produk turunannya (keju, yoghurt, es krim dsb) kecuali susu rendah lemak, makanan laut (udang, kepiting, cumi-cumi, kerang), makanan mengandung minyak dan santan tinggi, segala jenis minuman bergula tinggi (softdrink, sirup dengan gula tinggi, dan lain sebagainya
  2. Memperbanyak makanan berserat tinggi diantaranya buah-buahan (Jeruk, Mangga, Jambu, Strawberry), sayuran (brokoli, wortel, dan sayuran hijau kecuali bayam agar dibatasi), Ikan yang mengandung omega 3 (ikan salmon, tuna, dan sardine yang dikukus atau dibakar), kacang kedelai dan oatmeal
  3. Berolahraga rutin dengan intensitas ringan sampai sedang seperti berjalan sehat dan lainnya
  4. Beristirahat cukup dan tidak melakukan aktivitas berat sebelum pelaksanaan tes
  5. Terakhir, perbanyak doa dan Ibadah.

Ini bocoran tentang hal – hal yang dapat menggagalkan calon karyawan melewati tes kesehatan  :  DOWNLOAD DISINI atau DISANA

Catatan : Klik Download kemudian tunggu selama 5 detik/seconds Lalu Klik SKIP/LEWATI pada pojok kanan atas

Selanjutnya tahapan wawancara akhir !!…..Sekalian mau ucapkan Marhaban Ya Ramadhan !! klik DISINI

Catatan : Klik DISINI kemudian tunggu selama 5 detik/seconds Lalu Klik SKIP/LEWATI pada pojok kanan atas

Iklan

Tips & Trik Tes Kesehatan

DARAH

Tes kesehatan atau medical check up merupakan suatu rangkaian / tahapan tes yanng wajib dilalui oleh pelamar kerja yang sedang mengikuti open recruitment perusahaan dan Instansi tertentu. Pada umumnya tes kesehatan ini dilaksanakan di akhir sesi serangkaian tes. Karena ini merupakan tahap terakhir dari tes open recruitment, tidak sedikit orang yang sudah berjuang dan lolos sampai tahap ini, mereka langsung gugur atau dinyatakan tidak lulus dan tidak layak menjadi karyawan atau pegawai karena kesehatan mereka dianggap buruk atau kurang baik. Untuk itu, disini saya akan memberikan Tips sukses menghadapi Tes Kesehatan / Medical Check Up Perusahaan secara singkat dan jelas. Mungkin setiap perusahaan berbeda – beda dalam mengadakan tes Kesehatan, ini adalah beberapa gambaran yang umum dilakukan dalam tes kesehatan.

Ini tips dari saya untuk menghadapi tes kesehatan ini :

  • Menghindari makanan dan minuman berlemak tinggi yang mengandung lemak jahat seperti kuning telur, jeroan, susu dan produk turunannya (keju, yoghurt, es krim dsb) kecuali susu rendah lemak, makanan laut (udang, kepiting, cumi-cumi, kerang), makanan mengandung minyak dan santan tinggi, segala jenis minuman bergula tinggi (softdrink, sirup dengan gula tinggi, dan lain sebagainya
  • Memperbanyak makanan berserat tinggi diantaranya buah-buahan (Jeruk, Mangga, Jambu, Strawberry), sayuran (brokoli, wortel, dan sayuran hijau kecuali bayam agar dibatasi), Ikan yang mengandung omega 3 (ikan salmon, tuna, dan sardine yang dikukus atau dibakar), kacang kedelai dan oatmeal
  • Berolahraga rutin dengan intensitas ringan sampai sedang seperti berjalan sehat dan lainnya
  • Beristirahat cukup dan tidak melakukan aktivitas berat sebelum pelaksanaan tes
  • Terakhir, perbanyak doa dan Ibadah.

Ini bocoran tentang hal – hal yang dapat menggagalkan calon karyawan melewati tes kesehatan  :  DOWNLOAD DISINI atau DISANA

Catatan : Klik Download kemudian tunggu selama 5 detik/seconds Lalu Klik SKIP/LEWATI pada pojok kanan atas

Berikut Gambaran tes kesehatan yang diperiksa dalam tes Medical Check Up Perusahaan
Perhatikan beberapa Kesehatan yang nantinya akan diperiksa dalam tahapan Tes Medical Check Up pada perusahaan / Instansi yang anda Lamar.
1. Tes Kesehatan Paru-paru
Ini solusi untuk para perokok Aktif. Anda dapat mensiasati tes ini dengan meminum kecap hitam 2 – 3 sachet sejam sebelum interview / pelaksanaan Tes Kesehatan. Kecap Hitam ini apabila diminum bisa menutup rongga yang terlihat saat ronsen. Dan satu minggu sebelum Tes Kesehatan usahakan selalu meminum air bersoda, minimal sehari 2 gelas susu bersoda. yang dicampur susu setiap hari (Soda Putih).

2. Tes Kesehatan Tekanan Darah
Tes kesehatan selanjutnya adalah cek tekanan darah. Jika ingin lulus tes ini maka tekanan darah Anda harus normal. Tekanan darah normal biasanya diantara 80-120.

Tips menghadapi Tes Kesehatan Tekanan Darah : Anda harus tidur tepat waktu, hindari begadang dan perbanyak minum susu dan air putih. Ingat jangan memakan daging kambing.

3. Tes Kesehatan Melalui Urin
Medical Check Up Melalui Urin bertujuan untuk mengetahui kandungan yang ada dalam urin kita.

Tips mengakali Tes Kesehatan Melalui Urin : Anda harus meminum air putih sesering mungkin, sebelum tes medical check up. Serta Hindari meminum obat-obatan apapun. Karena urin yang sehat dan baik menurut dokter adalah urin yang bening dan tidak keruh.

4. Tes Buta warna
Selanjutnya adalah Tes Buta Warna. Dalam tes ini kita tidak bisa mengakalinya. Namun anda bisa berlatih dengan Aplikasi Simulasi Tes Buta Warna. Jika anda sudah mengetahui beberapa Soal tesnya, setidaknya anda juga sudah bisa menghafal bentuk soal.

5. Tes Kesehatan Mata
Ini adalah Tes yang sangat ditakuti oleh para penderita mata minus. Biasanya tes ini bertujuan  mengetahui kemampuan mata kita dengan melihat jauh sebuah huruf dan angka dari yang besar hingga paling kecil.

Tips Menghadapi Tes Kesehatan Mata : Jika anda mau, Anda bisa menggunakan lensa kontak, tapi jika Anda belum punya lensa kontak cara lain adalah dengan menghafal huruf-huruf tersebut sebelum Tes Kesehatan Mata.

6. Tes Kesehatan Gigi
Tes Kesehatan Gigi ini juga sering dilakukan perusahaan untuk para calon pegawai barunya. Tujuan dari tes ini adalah agar para karyawan memiliki gigi yang sehat.

Tips Menghadapi Tes Kesehatan Gigi :  Sebelum Anda mengikuti tes kesehatan ini, Ada baiknya Anda periksa kesehatan gigi Anda ke dokter gigi dan tambal semua gigi yang berlubang.

Ini cerita pengalaman pribadi dalam menghadapi tes kesehatan  :  PLN >>DOWNLOAD DISINI atau PERTAMINA>>DISANA

Catatan : Klik Download kemudian tunggu selama 5 detik/seconds Lalu Klik SKIP/LEWATI pada pojok kanan atas