TES PENERIMAAN BIMBINGAN PRAKTIS AHLI – PART 12

logo-pertamina

Modul Materi Fungsi ! (22 September – 27 Oktober 2014)
1. Site Visit ( 22 September – 24 September 2014)

Site visit ini dilakukan selama 3 hari di 4 tempat yang berbeda yaitu hari pertama di Bandara Soekarno Hatta untuk mengetahui proses bisnis aviasi, hari kedua di SPBG dan SPBU daan Mogot, dan hari ketiga di Depot LPG Tg.Priok serta di Terminal BBM plumpang.

10687160_4609835581675_4099078935876659940_n

Kali ini, pada materi fungsi tiap – tiap jurusan dikembalikan ke pembimbing masing – masing. Jadi kami 55 BPA M&T dari seluruh indonesia dari sabang sampai merauke berjajar pulau – pulau *ups* berkumpul dan bersatu menjalani pendidikan ini. Nah kami di bagi jadi dua tim sesuai urutan absen *back to campus*, saya berada di tim satu it means that saya akan memulai site visit ini di SHAFTI Bandara Soekarno – Hatta untuk melihat dan memperlajari proses bisnis Pertamina dibidang Avtur. Sementara tim yang satunya lagi memulai site visit di SPBG dan SPBU Daan Mogot. Selama kami di SHAFTI, kami mempelajari proses bisnisnya mulai dari penerimaan, bagaimana avtur di terima dari tanker melalui SPM (Single Point Mooring), setelah itu ke penimbunan, prosesnya agak ribet karena harus menjaga avtur dari musuh utamanya yaitu air, bukan air dalam bahasa inggris *ngakak*. Jadi dalam menjaga avtur, sama halnya dengan menjaga bayi harus dengan hati – hati dan benar – benar aman. Itulah kenapa produk avtur ini memiliki sarfas yang cukup banyak mulai dari water separator,  micro filter dll. Dan juga dalam menjaga avtur ini, harus dengan ketelitian tinggi sehingga pada saat terjadi kecelakaan pesawat, bukan avturnya yang menjadi penyebab kecelakaan tapi selama ini Alhamdulillah belum ada kecelakaan disebabkan oleh avtur melainkan human error. Setelah melalui proses penimbunan yang agak panjang karena harus memiliki ketentuan “setling time” maka proses selanjutnya yaitu penyaluran. Nah penyalurannya ini melalui refueler dan diteruskan ke pesawat. Jadi kalo teman – teman biasanya naik pesawat pasti sering melihat mobil pertamina / refueler masuk ke tempat parkir pesawat untuk mengisi bahan bakar pesawat. Namun pada bandara – bandara kecil biasanya tidak memiliki DPPU (Depot Pengisian Pesawat Udara). Makanya DPPU itu biasanya ada di ibukota provinsi saja. Disini kami seharian, naik tangki timbun *my first time so excited* sorry lebay tadi, abis itu melihat dari dekat yang namanya refueler dan melihat kontrol roomnya juga, ya seperti itulah saya sampe kagum hiihihhhiii.

Keesokan harinya, ceritanya ini bsoknya ya…Kami berangkat lagi ke SPBG dan SPBU, swap site lah istilahnya alias tukar tempat. Sesampainya disana kukabarkan semuanya, kepada ombak kepada laut kepada matahari *ehh malah nyanyi* saya jadi teringat dengan lagu ini karena dalam perjalanan ke daan mogot lagu ini sering diputar selain lagu dangdut ya “sakitnya tuh disini” BPA M&T 2014 Likes Dangdut hahahhahaaaa. Setelah tiba dilokasi, maka selanjutnya kami dibagi dua lagi ni, jadi yang satunya ke SPBG dan yang lainnya ke SPBU. Pertama saya dapat giliran ke SPBG, Nah SPBG ini merupakan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas dimana SPBG ini melayani Bus Trans Jakarta dan Bajaj warna biru. Uniknya disini, produknya beda dengan LPG yang sering kita pake masak karena produknya berasal dari LNG (liquid Natural Gas) sedangkan LPG (Liquified Petroleum Gas), jadi jelaskan bedanya dimana hihihihihii. Dari segi tekanan juga, tekanannya ini lebih tinggi dari LPG maka dari itu tepat penyimpanan BBG itu memiliki tabung yang lebih tebal seperti yang ada di bajaj dan trans jakarta. Siang harinya, kami swap dan sekarang saya ke SPBU tapi sebelum masuk ke materi SPBU, kami yel – yel dulu mana didepan orang yang lagi antri mengisi bahan bakar lagi *ngakak* untung bawa kacamata jadinya gak dikenali banyak orang tapi cuek aja sih teriak – teriak sambil unjuk gigi kemampuan kita setelah keluar dari kewiraan *ngakak*. Setelah menghibur para fans kami, eh para customer yang lagi antri mengisi bahan bakar, tibalah saatnya memasuki materi SPBU, disana kami dijelaskan mengenai proses bisnis di SPBU sama halnya dengan SPBG, tapi bedanya disini penerimaanya dari Mobil tangki sedangkan SPBG dari pipa. Nah setelah diterima dari mobil tangki selanjutnya ditimbun ke tangki pendam dan disalurkan melalui dispenser. Uniknya disini, kami melakukan praktik menjadi petugas SPBU yang melayani customer yang ingin melakukan pengisian bahan bakar. Disini saya bertugas di bagian pengisian premium dan pertamax. Strategi saya, jika saya melihat mobil yang agak mewah dan memiliki tampilan menarik maka saya akan menawarkan pertamax kepada mereka, secara logis mereka sebenernya mampu membeli pertamax bukan premium yang disubsidi pemerintah pada saat itu. Selain itu mobil plat merah, diarahkan untuk mengisi pertamax bukan premium karena itu sudah menjadi ketentuan pemerintah. Ternyata jadi petugas SPBU asyik juga, namun memiliki tantangan tersendiri dari segi pelayanan yaitu 3S (Senyum, Sapa, Salam).

Hari ketiga. disini kami tidak dibagi jadi dua tim lagi tapi sudah disatukan dan langsung menuju ke TKP Depot LPG Tg. Priok. Di Deopt LPG Tg. Priok ini sebelum ke lokasi, kami diberikan safety induction dulu sebelum menuju ke lokasi. Setelah safety induction, maka kami dibagi 6 team, dan saya berada di tim 1 selanjutnya langsung menuju ke lokasi penimbunan. Disana langsung di perkenalkan dengan tangki timbun, retester (bagian perbaikan tabung rusak, afkir dll) serta lokasi jetty / dermaganya. Kalo disini, tangki timbunnya berembun karena suhunya memang hampir mendekati nol derajat sehingga mesti sering disiram gan tapi pertama kali saya liat, rasanya seperti tangkinya kok belom pernah dicuci tapi ternyata karena suhunya dingin sehingga menyebabkan lembab akhir si lumut pada suka hidup disana, biar gak usah cari elpiji buat masak kali ya *hammer*. Menurutku, didepot elpiji ini menarik karena semua proses dari penerimaan elpiji dari kapal, terus disimpan di tangki timbun habis itu diisi ditabung, kalo ada tabung yang rusak lansung diperbaiki ditempat. Oh iya disana ada juga pengisian untuk mobil skid tank (mobil tangki elpiji) jadi abis diisi mereka ditimbang (jadi malu sebut timbangan, soalnya berat badanku naik drastis wkwkwkwkwk *lempar bata*. Next abis itu ke TBBM Plumpang Jakarta…

visit1

Nah itu foto TBBM Plumpang, didalamnya sudah otomatis semua *muke gile*, disini depot paling tersibuk seindonesia. Setelah minta izin ke tuan tanah hehehehehe sebut saja bunga 17 tahun *hammer*, sebut saja Operation Head (OH), kami diizinkan untuk masuk melihat – lihat sistem kerja didalam, jadi kalo kita masuk ke depot ini, mesti ngikut jalur pejalan kaki soalnya mobil tanki ada banyak, kalo gak liat kiri kanan depan belakang maju cantik hehehhee *hammer* bisa kena ciuman gratis mobil tanki hehehee. Kami tiba di filling shed yaitu tempat pengisian mobil tangki. Disini karena sudah otomatis jadi pegawai pertamina tidak ada dilapangan hanya ada awak mobil tanki yang ngisi sendiri tinggal menempelkan kartu nama / togel *ane lupa namanya* abis itu hosenya dipasang terisi otomatis deh, berhentinya juga otomatis hehehheee. Kira2 kami disini agak lama karena mesti mempelajari sistem kerja dan nama alat2nya soalnya abis ini mau ujian wkwkwkkwkwkwk, mana nama alatnya dalam bahasa inggris *mampus* hehehhee. Setelah menimba ilmu, kami balik lagi ke PCU and once again snack time *hammer* badan makin melarrrrrrrrr hihhhihhihihihiiii

Perpisahan Bu Karen Agustiawan (Mantan Dirut Pertamina 2009 – 2014)

Jeng jeng, jeng jeng *musik dunia lain*, aku gak manggil jeng ana yak wkwkwkkww. Abis pulang dari site visit eh tau tau, ada acara di PCU. Aku coba cari tahu dulu soalnya jarang nonton TV *hammer* eh ternyata Bu Dirut Pertamina menyatakan ingin fokus ke keluarga dibanding karir *applouse* what a great Mom hiksss. Setelah aku sibuk cari info terkait rame rame di PCU gak taunya ketemu dengan Once hehehehhee. Skip skip…

karen4

Sebenernya besoknya kami ada ujian, di hati dilema apa mau belajar atau nonton Bu Karen (ada once, andien, deni darko dll soalnya juga) tapi pada nonton, ya udah ikut aja. Harapannya besok ada kemudahanlah *TeamWork broo* heheheee. Setelah acaranya dimulai aku mulai speechless, ane cuma bisa bilang keren plus terharu (Once nyanyi simphony keindahan *meleleh*), berikut fotonya yakk
karen1 karen2

karen3    karen5

Lebaran Idul Adha 1435 H
Salah satu momen tak terlupakan juga yaitu Idul Adha yeyyy *lebay* tepatnya 5 Oktober 2014, itu kali pertama aku gak lebaran bareng keluarga, sedih rasanya tapi tenang masih ada keluarga baru, keluarga seperjuangan heheheheeee, kami shalatnya di masjid dekat PCU *lupa namanya* yang biasa kami pakai jumatan juga hehehheee. Lucunya di PCU kita gak makan ketupat dll, makannya seperti menu biasa aja *hammer* jadi kangen masakan ibu ni hikssssss. But it’s okay, sekali berlayar pantang untuk pulang heehhee
1959777_860809863931929_7014305103864360932_n

Next Modul Classroom 1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s