PENERIMAAN KARYAWAN PT. PLN (Persero) PART 5

untitle11d

Tes Fisik !

Setelah seminggu lebih menunggu pengumuman, tepatnya 9 hari dari tes psikologi dan diskusi kelompok pengumuman panggilan tes fisik akhirnya keluar juga *teriak mirip supporter sepakbola*. Alhamdulillah lolos ke tahap selanjutnya, jadi tes selanjutnya dilaksanakan tiga hari kedepan tepatnya tanggal 21 mei 2014. Karena kebetulan bulan ini piala dunia 2014 dilaksanakan maka dalam menunggu pengumuman dari tahap sebelumnya ke tahap selanjutnya tidak begitu terasa alias no h2c *yeyeye lalalaa*. Tes fisik ini merupakan tahapan ke 5 dari 7 tahapan yang akan dilalui untuk menjadi karyawan PT. PLN (Persero), sebelumnya ada seleksi berkas, tes GAT, tes akademik dan bahasa inggris, tes psikologi dan diskusi kelompok, dan tes fisik. Adapun tes selanjutnya adalah tes lab dan penunjang serta wawancara. Sebelumnya saya ingin mereview sedikit tentang peserta yang sampai pada tahapan ini, pada tes sebelumnya ada 217 peserta kemudian yang lolos ketahap ini ada 141 peserta jadi sekitar 30% yang gagal untuk melaju ketahap selanjutnya. Pada tahapan ini juga peserta terbanyak berasal dari teknik elektro baik itu d3 maupun S1 dan  yang paling sedikit dari jurusan teknik industri, saya kurang tau alasannya kenapa tapi menurut analisa saya “mungkin” PT. PLN (Pesero) memang membutuhkan banyak engineering dari jurusan elektro.

Hari H untuk pemeriksaan fisik tiba, saya pun berangkat ke lokasi untuk penjelasan tes fisik di kantor wilayah PLN SULTAN BATARA (Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara), disana saya kembali ketemu dengan beberapa teman kelas saya waktu di Politeknik Negeri Ujung Pandang seingat saya ada 6 orang diantaranya edho, bayu bambang, rizki, syarif, dan sahwin (komen ya kalo baca blog ini hihihihihiii), banyak juga senior saya ada angkatan 2008 dan 2009, pokoknya alumni Politeknik Negeri Ujung Pandang mendominasi waktu itu, serasa teringat kampus lagi hahhaahaaa *hammer*. Tepat jam 7.30, pihak PT. PLN (Persero) dan Prodia membagikan form riwayat kesehatan dan surat pernyataan yang akan diisi sebelum tes fisik, sebelumnya disuruh bawa 2 lembar materai 6000 dan foto 3×4, kemudian dijelaskan bagaimana mengisi form riwayat kesehatan dan setelah itu dikumpul surat pernyataan dan ditukar dengan kertas kecil yang akan digunakan pada saat pemeriksaan fisik nanti, Didalam kertas tersebut ada 5 kolom yang akan diisi setelah melewati pemeriksaan tersebut diantaranya pemeriksaan fisik, pemeriksaan THT, pemeriksaan mata, pemeriksaan gigi dan pemeriksaan syaraf. Tepat pukul 8.00, kami menuju lokasi tes pemeriksaan fisik di arteri medika sebelah RS. Grestelina Makassar sekitar 500 meter dari kantor wilayah PLN SULTAN BATARA, Karena peserta ada 141 orang (ini pengalaman pertama saya mengikuti tes kesehatan sebanyak ini *ngakak*) dibagi 4 kloter, saya berada di kloter 2 sehingga langsung menuju pemeriksaan THT dan mata dilantai 2. Untuk pemeriksaaan THT, sangat singkat cuma dilihat hidungnya apakah ada peradangan, tenggorakan apakah amandel dan telinga mengalami penyumbatan atau tidak, pada pemeriksaan THT ini merupakan tes yang paling enak menurut saya, selain sangat singkat juga karena dokternya masih muda dan cantik *mimisan*. Setelah itu menunggu antrian untuk pemeriksaan mata, disini pemeriksaan mata yang sangat lamaaaaaaa *lempar bata*, sumpah lamaaaaaa karena peserta yang pake kacamata banyak dan beberapa kali diganti-ganti lensanya untuk melihat seberapa besar minus yang mereka miliki. Karena sangat lamaaaa maka kloter 2 termasuk saya disuruh turun kebawah lantai 1 dulu untuk pemeriksaan gigi, saraf dan fisik. Pertama, pemeriksaan saraf, ada 2 peserta sekaligus masuk karena ada 2 dokter didalam. Ceritanya ada 2 dokter, dokter yang satunya cuek dan dokter satunya lagi paling kompleks duanya wanita, untung saya dapatnya yang cuek kata teman yang lain dokter yang kompleks itu paling banyak tesnya. Waktu itu saya disuruh tutup mata dan berjalan jinjit kedepan beberapa langkah kemudian berjalan mundur dengan tumit pake tutup mata, kemudian disuruh megeja “wahyu” dari belakang, sedangkan peserta disebelah saya masih harus berkutat dengan matematika, pendengaran saya 72-9, 56 dibagi 9 seperti itulah agak banyak sih *ngakak*. Setelah itu saya menuju ke ruangan pemeriksaan gigi, disini ada 2 dokter juga, satu yang masih muda dan dokter satunya lagi agak senior dan kelihatannya sangat teliti. Diruangan itu ada empat peserta termasuk saya, kebetulan saya mendapat gililran untuk menunggu, dan berdasarkan pengamatan saya dokter yang agak senior ini sangat banyak catatannya untuk peserta yang sementara diperiksa, mereka menggunakan kode XO, FX, KS, KM dll sedangkan dokter yang satunya tidak terlalu banyak memberikan catatan kepada peserta yang satunya lagi. Giliran saya pun tiba dan saya mendapatkan dokter yang agak senior *hammer*, oh iya dokter yang senior ini seingat saya yang memeriksa gigi saya tahun 2010 pada saat mengikuti kelas kerja sama PLN – Politeknik Negeri Ujung Pandang Angakatan 1, karena gigi saya ada yang missing maka dokternya bilang XO ke asistennya kemudian ada tambalan FX setelah itu ada FX lagi dan terakhir lupa, seingat saya ada 4 catatan untuk gigi saya *lempar bata*, untung tidak ada KS alias karies aka karang. Sebulan sebelumnya saya sudah scalling alias pembersihan karang *untung* Karena menurut info yang saya dengar yang menyebabkan  peserta jatuh dipemeriksaan gigi adalah karang dan gigi berlubang serta kesehatan mulut yang kurang sehat. Habis itu menuju ke ruangan pemeriksaan fisik, pertama ukur berat badan dulu dan tinggi badan serta lingkaran perut. Setelah itu pemeriksaan tensi, tensi saya disini agak tinggi 130/80, normalnya 110/80 *hammer* mungkin karena belum sarapan ya. Kemudian naik ke tempat tidur pasien disuruh angkat celana sampai kelutut untuk dicek apakah varises, selanjutnya duduk dan merentangkan tangan kedepan sepertinya untuk menegecek apakah memiliki penyakit jantung atau tidak. Dannnn…..*jrenggggg* pemeriksaan ambeien atau wasir dan kelamin, disini akan dicek pantat dan kelamin. Kalo pesertanya cowok maka pemeriksanya cowok begitupun sebaliknya. Pada pemeriksaan ambeien dan kelamin, disini pemeriksanya cowok tapi tangannya bro,,besarr ! Bayangkan tangan si pemeriksa masuk kelubang pantat kalian dan diputar-putar *lempar bata*. Habis itu langsung ke lantai 2 untuk kembali pemeriksaan mata, disini antriannya panjang jadi untuk mengisi waktu saya dan teman-teman yang lain membahas tentang pemeriksaan fisik tadi, mereka rata-rata mengeluh karena tangan si pemeriksa ambeien sangat besar. dari jam 10.45 menunggu antrian, jam 13.10 saya baru tes mata, itu pun pemeriksaan apakah saya minus atau tidak dan ternyata normal. Setelah itu menunggu lagi untuk pemeriksaan mata di ruangan. Karena agak lama saya sempatkan shalat dulu sekalian berdoa untuk dimudahkan dan diloloskan ketahap selanjutnya. Jam 2 lebih, saya mendapatkan giliran untuk pemeriksaan mata, seperti dokter menyuruh saya untuk mengikuti cahaya dari senter, kemudian dicek mata kanan saya dengan menggunakan alat dokter seperti kaca pembesar untuk melihat katarak, begitupun untuk mata kiri saya. Setelah itu, pemeriksaan selesai dan selanjutnya menukarkan kertas pemeriksaan dengan cap stempel di kartu peserta dan diminta menunggu pengumuman selanjutnya…..

Ini tips dari saya pribadi untuk mengikuti tes fisik :

  1. Sarapan dulu sebelum berangkat tes, biar punya energi untuk menjalani tes fisik tersebut dan tekanannya tidak naik
  2. Isi form riwayat penyakit sejujur mungkin, jangan BOHONG !
  3. Masalah gigi, inilah penyebab banyak peserta gagal melaju ketahap selanjutnya kalo sempat tambal gigi yang berlubang dan lakukan scaling atau pembersihan karang sebelum tes
  4. Kalo punya penyakit seperti ambeien, obatilah terlebih dahulu sebelum mengikuti tes ini biar lebih percaya diri dalam mengikuti tes tersebut
  5. Terakhir, Perbanyak doa biar lolos ketahap selanjutnya dan dihindarkan dari penyakit-penyakit aneh.

Baca/klik DISINI atau DISITU untuk mengetahui faktor penyebab peserta gagal melewati tes fisik. Berikutnya tes lab dan penunjang !……

Catatan : Klik DISINI kemudian tunggu selama 5 detik/seconds Lalu Klik SKIP/LEWATI pada pojok kanan atas

Selanjutnya Tes Lab dan Penunjang ! klik DISINI

Catatan : Klik DISINI kemudian tunggu selama 5 detik/seconds Lalu Klik SKIP/LEWATI pada pojok kanan atas

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s